Pertunjukan musik dengan komposisi enam atau lebih musisi merupakan hal yang sering pula dilakukan, seperti septet (bertujuh), oktet (berdelapan), atau nonet (bersembilan). Namun umumnya sebuah kelompok yang menggunakan komposisi pemain yang lebih besar sering disebut sebagai sebuah orkestra. Sebuah orkestra kecil melibatkan lima belas hingga tiga puluh musisi dalam komposisinya (biola, cello, bas-ganda, dan sejumlah instrumen musik tiup kayu ataupun tiup logam disebut sebagai orkestra kamar (chamber orchestra). Di Amerika Serikat terutama dalam bidang pendidikan, sebuah kelompok yang mempertunjukkan permainan musik dan dilakukan sambil duduk dikenali sebagai ensembel tiup (wind ensemble) atau concert band (untuk membedakan dari istilah marching band). Orkestra yang melibatkan komposisi musisi yang lebih besar disebut sebagai orkes simfoni atau philharmonic orchestra.[1]

Orkestra pop merupakan orkestra yang umumnya menampilkan permainan musik klasik ringan (seringkali diistilahkan sebagai aransemen yang disederhanakan) dan musik-musik medley atas lagu populer, jazz, atau musik teater. Orkes dawai (string orchestra) hanya melibatkan instrumen musik dawai seperti biola, cello, dan bas-ganda.

Sebuah orkes simfoni merupakan pertunjukan yang melibatkan setidaknya tiga puluh orang musisi; jumah pemain biasanya berkisar antara tujuh puluh hingga sembilan puluh lima dan bahkan bisa lebih dari seratus orang. Sebuah orkes simfoni umumnya terbagi menurut jenis dari instrumen yang digunakannya. Dalam keluarga instrumen musik dawai terdapat seksi-seksi bila, cello, dan bas-ganda, sementara dalam keluarga instrumen musik tiup terdiri atas instrumen keluarga tiup kayu (terdiri atas flute, dan piccolo, oboe, clarinet) dan tiup logam (terdiri atas trumpet, french horn, trombone, dan tuba (alat musik)). Dalam keluarga perkusi terdapat timpani, drum bass, snare drum, dan instrumen musik perkusi lainnya seperti simbal, lira, dan lain-lain.